July 21, 2026

Information Navi

Website Information Navi dan Inspirasi Gaya Hidup

Potensi Panas Bumi Terbesar Kedua Dunia, UPER Bekali Mahasiswa lewat Geothermal Training

Di tengah upaya Indonesia mempercepat transisi energi, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami industri panas bumi terus meningkat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23,7 GW dengan kapasitas terpasang lebih dari 2,7 GW — menjadikan Indonesia sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar kedua di dunia.

Besarnya potensi tersebut membuka peluang karier yang semakin luas, sekaligus menuntut kesiapan talenta yang memahami karakteristik industri energi terbarukan secara mendalam. Menjawab kebutuhan ini, Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi (FTEP) Universitas Pertamina bekerja sama dengan Geoenergis menyelenggarakan Geothermal Training bertajuk “Kickstart Your Geothermal Career: Understanding the Geothermal Industry” pada 13 Juni 2026 di Gedung Modular Universitas Pertamina.

Kegiatan ini diikuti 66 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika, Teknik Geologi, dan Teknik Perminyakan, serta dosen dan perwakilan industri energi. Pelatihan dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai industri panas bumi, mulai dari proses eksplorasi, pengeboran, pengembangan lapangan, hingga implementasi proyek.

Selain aspek teknis, peserta juga mempelajari tantangan pengembangan proyek, kebutuhan kompetensi profesional, serta prospek karier di sektor energi terbarukan. Materi disampaikan langsung oleh para praktisi Geoenergis yang berpengalaman dalam pengembangan proyek panas bumi, melalui sesi diskusi interaktif yang memungkinkan mahasiswa berdialog langsung dengan para profesional mengenai dinamika pekerjaan di lapangan.

Vicky Rai Chandra, Senior Geologist di Geoenergis, menekankan bahwa pemahaman mengenai industri perlu dibangun sejak mahasiswa masih menempuh pendidikan agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan sektor energi. Menurutnya, industri panas bumi membutuhkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu, mulai dari geologi, geofisika, hingga teknik perminyakan, sehingga mahasiswa perlu memahami proses bisnis dan aspek teknis sejak dini.

Dengan besarnya potensi panas bumi Indonesia dan kebutuhan talenta yang terus meningkat, pelatihan semacam ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi langsung pada pengembangan energi terbarukan di dalam negeri.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, melalui penguatan kapasitas generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan energi panas bumi dan transisi energi berkelanjutan di Indonesia.

Ingin berkontribusi pada pengembangan energi terbarukan Indonesia sejak masa kuliah? Yuk, mulai langkahmu lewat Pendaftaran Universitas Pertamina dan bergabung dengan program studi yang mempersiapkanmu untuk industri energi masa depan.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *